Pengembangan CRM
(Customer Relationship Management) untuk
segmen pendidikan
Kompetisi & reward
untuk siswa
Model Jaringan
Education For Tomorrow
Gambar Model Jaringan Education For Tomorrow
Dari model gambar di atas, dapat dijelaskan
beberapa hal :
a.
Di internal sekolah, para siswa dapat melakukan komunikasi via intranet sekolah. Dimana aktivitas sekolah sudah dapat di-handle via web seperti diskusi, pekerjaan rumah, up date informasi sekolah dan lain-lainnya, bisa dilakukan melalui laboratorium komputer/internet di sekolah. Namun, untuk kalangan tertentu bisa memanfaatkan komputer pribadi/note book dalam melakukan aktivitas ini.
b.
Antar sekolah yang sudah memiliki web sekolah (standar education for tomorrow), bisa bertukar informasi melalui koneksi via internet. Akses internet bisa menggunakan dial up (Teni) ataupun broadband seperti Speedy, Astinet dan lain-lainnya ataupun teknologi wireless seperti Flexi PDN.
c.
Orang tua, siswa yang sedang di luar sekolah, instansi terkait maupun komunitas bisnis dapat mengakses maupun diakses melalui media internet. Dengan demikian, maka para pelajar secara kontinyu akan di dorong menjadi manusia yang akan menjadikan internet sebagai kendaraan utama penyalur informasi, dan menjadikan internet sebagai kebutuhan utama.
Dari model di atas, maka akan terbetuk ”one stop school service” :
a. Interaksi siswa, guru, instansi terkait,
komunitas bisnis dan lain-lainnya.
b. Interaksi orang tua dan sekolah.
c. Aplikasi pekerjaan rumah (PR) on line.
d. Ujian, nilai secara on line.
e. Informasi lain secara on
line (kurikulum, program pendidikan dan
lain-lainnya).
f. Konsep paperless di sekolah mulai
bisa dikenalkan.